Halo teman teman!! Semoga selalu diberi kesehatan ya? Yang lagi sakit semoga cepat sembuh. Ku berdoa, semoga Allah juga memberkahi hidupmu, aamiin. Entah kenapa aku sering banget ngingat kematian. Sumpah rasanya takut. Bukan cuman takut sakit waktu dicabut nyawanya, tapi juga takut mempertanggungjawabkan apa yang sudah dilakukan selama hidup. Tentang kesalahan yang telah kulakukan, orang yang sengaja atau tanpa sengaja telah kusakiti. Gimana kalo dosaku belum dimaafkan?? Hiks. Apalagi aku kalo ngomong terlalu jujur. Padahal gak semua kejujuran itu enak didengar. Tapi ya mau gimana lagi?! Aku loh gak bisa berkata manis, kalo kenyataannya emang pahit, halah! Tapi aku sangat suka berteman sama orang yang punya karakter seperti aku (maaf ini bukan lagi promosi, please!). Karena jujur, kalo salah bilang salah dan ngasih solusi. Bukan sekedar nyalahin. Tapi juga ngeselin, sering lupa dan ceroboh! Oke, aku gak akan nulis kekuranganku disini. Pencitraan coy!! Lagi pula setiap...
Setelah membaca sekian banyak artikel tentang solo-traveling, akhirnya Maret lalu, saya membulatkan tekad untuk... eng ing eng... liburan sendirian ke JOGJA. Sebelumnya saya jelaskan dulu, meski saya cenderung socially awkward dan tertutup, pada dasarnya saya tidak nyaman melakukan beberapa hal sendirian. Saat ke dokter, belanja, naik kendaraan umum, memang saya lebih memilih tidak ditemani (dan saya paling malas mengobrol di angkot or ruang tunggu rumah sakit). Tapi liburan, makan, dan karokean, jelas bagi saya sulit dinikmati sendirian. Saya tipe yang senang membicarakan apa yang saya lihat dan saya rasakan – dan kalau saya sendirian saya bisa berbagi dengan siapa dong? Namun, karena sering membaca blog dan artikel travel di mana buanyak sekali traveler perempuan bercerita betapa serunya mereka melakukan perjalanan dan berlibur seorang diri, saya jadi penasaran dong. Bagaimana rasanya? Yup, ternyata benar apa yang disampaikan orang-ora...
Akhirnya kesampean Juga Jalan-jalan ke Danau Toba bersama keluarga, tanggal 17 Agustus 2016 kemaren, kita berlima berlibur ke Taman Simalem Danau Toba. Nah, begini ceritanya. kami berangkat dari rumah pukul 8 malam, dan tiba di taman simalem pukul 7 pagi, kurang lebih perjalanan Rantauprapat-Taman simalem 10 jam, kenapa lama sampainya? karena supirnya belum berpengalaman ke tempat yang kami tuju, yaa, agak nyasar2 gitu lah perjalanannya, hehe. Setiba disana, ada tugu khas simalem resort yang kokoh berdiri di pinggir jalan menuju jalan masuk taman tersebut. Dari Tugu, ada jarak beberapa kilometer lagi untuk benar-benar bisa masuk ke kawasan wisatanya. Sampailah kami di tempat check in . ternyata banyak tipe pembayarannya. Tergantung kendaraan yang di bawa. Bukan di hitung per-orangnya. Aneh bukan ???. Di papan tarif masuknya terlihat bacaan (w alaupun agak sedikit lupa nich.. ), Bus Rp. 1,2 jt – Mobil pribadi Rp. 200rb – Kendaraan bermotor Rp. 1...
Komentar
Posting Komentar